Powered By Blogger

FIND THIS BLOG

Sabtu, 02 Januari 2010

pertemuan ke 2 INSTALASI HARDWARE (PERANGKAT KERAS)





B. INSTALASI HARDWARE (PERANGKAT KERAS)


1.   Persiapan :
1. Persiapkan tools yang dibutuhkan seperti obeng(+) dan (-)
2. Pastikan komputer dalam keadaan mati (power off)
3. Jauhkan segala magnet dari hardisk.
4. Jauhkan air dan cairan dari komputer dan komponennya.
5. Sangat disarankan menginstall dengan disertai manual dari motherboard
6. Siapkan Motherboard


2.   Menyiapkan Casing.
a. Siapkan casing yang akan digunakan.
b. Letakkan di atas meja atau tempat lain yang dianggap aman.
c. Lepas sekrup yang ada pada bagian belakang, kemudian buka panel sampingnya 
    dengan hati-hati, seperti pada gambar berikut ini.
      d. Cocokkan posisi motherboard dengan dudukan yang ada pada casing.
e. Pastikan kaki-kaki tersebut akan mendukung motherboard saudara di bagian yang
    membutuhkan tekanan kuat, seperti socket processor atau slot memory. Jangan lupa
    setiap dudukan motherboard yang ada lubang bautnya harus dikasih sekrup/baut,
    agar kedudukannya kuat (tidak goyah).

3.   Memasang Motherboard.
a.   Siapkan sekrup-sekrup yang digunakan dan obeng, kemudian pasang motherboard saudara dengan benar pada dudukan yang tersedia.
b.   Kuatkan (putar searah dengan jarum jam) semua sekrup yang digunakan untuk motherboard tersebut dengan baik dan benar.

 4.   Memasang Prosesor

Prosesor adalah otak komputer.Oleh karena itu biasanya dipasang paling duluan  walaupun sebenarnya tidak apa-apa seandainya tidak dipasang paling awal. Hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai prosesor adalah kecocokan antara jenis prosesor dan soket di motherboard. Gunakan prosesor yang memakai soket yang didukung oleh motherboard Anda atau bisa juga sebaliknya memilih motherboard yang sesuai dengan jenis prosesor yang ingin Anda gunakan. Anda bisa melihat daftar soket beserta slot yang didukungnya pada lampiran buku ini. Kebanyakan soket CPU dan prosesor saat ini dibuat  menggunakan arsitektur pin grid array (PGA), maksudnya pin-pin yang terdapat di bawah prosesor yang dimasukkan ke dalam soket. Proses pemasukan prosesor ke soketnya sendiri menggunakan mode zero insertion force (ZIF) sehingga Anda tidak perlu menggunakan tenaga sedikit pun.

1.   Bukalah prosesor dari wadahnya.

2.   Buka pengait soket prosesor-nya terlebih dahulu. Pengait yang dimaksud di sini adalah sebuah batang yang terletak di sebelah kiri atau kanan soket yang bersangkutan, bergantung pada merek motherboard Anda. Apabila pengait dari prosesor ini tidak diaktifkan, otomatis lubang di soket belum terbuka sehingga tidak bisa Anda masuki prosesor.

 3.   Ambil dengan tangan Anda dan letakkan pada soket prosesor di motherboard.Ketika memasukkan, Anda perlu memperhatikan tanda yang terdapat disalah satu dari empat ujung prosesor dan cari kecocokan-nya dengan motif yang sama di slot. Hal ini berfungsi mencegah terjadinya kesalahan pemasangan prosesor ke slot-nya.


4.   Ketika posisi prosesor sudah berada di atas soket, lepaskan saja pegangan tangan Anda untuk memasukkannya. Anda tidak perlu menekannya karena prosesor akan otomatis masuk ke soket.

5.   Setelah prosesor masuk ke soketnya, kencangkan kembali pengaitnya hingga posisi prosesor mantap dan tidak bisa dicabut kembali.


5.   Memasang Kipas Prosesor

Prosesor dalam bekerja bias menimbulkan panas yang dapat merusakkan prosesor tersebut mengingat panas (heat) bias merusakkan komponen elektronik dari prosesor tersebut. Untuk itulah diperlukan adanya pendingin prosesor. Ada banyak macam tipe pendingin prosesor,  isalnya air, thermal cooler, dan sebagainya. Namun yang paling sering dijumpai adalah cooling fan alias kipas prosesor. Kipas prosesor umumnya Anda dapatkan dalam satu paket bersamaan ketika Anda membeli prosesor.

1.   Perhatikan komponen logam di tengah prosesor. Komponen yang menonjol tersebut dinamakan thermal core dari prosesor tersebut. Gunanya untuk menyalurkan panas dari prosesor.

2.   Olesilah bagian thermal core tersebut dengan benda mirip cream yang bernama thermal
paste. Thermal paste membuat proses konduktansi panas menjadi lebih efektif dan
efisien. Thermal paste juga biasanya Anda dapatkan ketika membeli prosesor, hanya  
saja dalam ukuran yang kecil. Jikalau kekurangan, baru Anda bisa membeli terpisah di toko 
komputer atau toko elektronik terdekat di kota Anda.

3.   Siapkanlah cooling fan yang akan dimasukkan. Cooling fan terdiri dari dua bagian. Bagian
bawah adalah logam yang berfungsi untuk disipasi/ pelepasan panas. Bagian 
atasnya adalah kipas untuk mendinginkan logam tersebut. Di bagian logam terdapat
pengait untuk memasang komponen tersebut ke atas prosesor di motherboard.


 4.   Dekatkanlah prosesor di atas motherboard. Lalu kaitkan salah satu sisi pengait dengan nook yang terdapat pada tempat prosesor di motherboard.


 5.   Tekanlah dan rentangkan sisi pengait lainnya dari pendingin prosesor ke nook satunya di
motherboard hingga pendingin terpasang kokoh di atas prosesor.




6.   Karena kipas merupakan komponen elektronik yang memerlukan energi listrik untuk
menggerakkannya, langkah terakhir adalah menancapkan kabel yang ada di kipas pendingin
ke slot yang ada di motherboard. Slot ini biasanya terletak dekat dengan posisi prosesor mengingat
panjang kabel dari kipas pendingin umumnya tidak terlalu panjang.

6.   Memasang Memori
1.   Memori yang digunakan di PCadalah tipe DIMM. Sementara jenisnya yang lazim dijumpai di
PC adalah SDRAM dan DDR.Kedua jenis memori tersebut menggunakan slot yang berbeda.
SDRAM memiliki 168 pin dan dua takik di bawahnya. Adapun DDR memiliki 184 pin
dan satu takik di bawahnya. Sementara DDR2 memiliki 240 pin dan satu takik di bawahnya.
Besar kapasitas memori yang dimiliki oleh satu keping RAM biasanya kelipatan dari 128
MB, seperti: 256, 512, 1024 MB, dan seterusnya.


2.   Mayoritas prosesor memiliki slot RAM dengan jumlah lebih dari satu. Beberapa motherboard bahkan menyediakan slot RAM untuk banyak jenis RAM, misalnya SDRAM atau DDR. Namun hanya satu jenis memori bisa dipakai dalam waktu yang bersamaan.


 3.   Bukalah pengait slot prosesor ke arah luar sehingga terlihat menganga. Ketika slot sudah   menganga menandakan bahwa slot tersebut siap dimasuki keping memori.


4.   Masukkan memori di slotnya. Anda perlu memperhatikan takik di bagian bawah yang merupakan alat untuk menentukan orientasi peletakan memori sehingga tidak terjadi kesalahan pemasangan.


5.   Ketika memasangnya, Anda perlu sedikit melakukan penekanan mengingat cara memasukkan memori tidak menggunakan teknologi ZIFseperti prosesor.


6.  Tutup kembali pengait slot memori hingga dapat berfungsi untuk mencengkram memori     ditempatnya. Takik yang terdapat di samping slot memori akan dipegang oleh pengait dari slot yang bersangkutan.

7.   Menyiapkan dan Memasang Hardisk Harddisk
  1. Ambil harddisk saudara, dan perhatikan bagian jumpernya. Pada jumper akan terdapat pilihan Master, Slave atau Cable Select. Informasi ini dapat ditemukan pada permukaan harddisk.
  1. Pasang jumper pada posisi sesuai dengan yang diinginkan. Jika perlu siapkan pinset untuk mencabut dan memasang jumper pada harddisk.
  2. Beberapa casing manggunakan sistem bracket yang dapat dilepas untuk memudahkan dalam pemasangan harddisk dan floppy drive.
  3. Pilihlah sekrup yang sesuai, jangan sampai terlalu besar atau terlalu panjang, kemudian pasang sekrup tersebut pada dudukan harddisk dengan baik dan benar.
  
8.   Menghubungkan Harddisk ke Motherboard.
a.   Perhatikan bahwa terdapat dua tipe kabel data IDE, yaitu 40-wire dan 34-wire. Kabel 40-wire digunakan untuk harddisk, dan kabel 34-wire digunakan untuk flopy disk drive (FDD).

b.   Pemasangan kabel data ini tidak boleh terbalik. Pada salah satu sisi biasanya terdapat kabel dengan warna merah yang menandakan pin nomor 1.

c.   Posisi ini juga ditandai di harddisk. Normalnya posisi pin 1 pada harddisk (kabel warna merah) berada tepat di sebelah connector daya (warna merah pula).
  
9. Memasang Floppy Disk Drive (FDD).
a.   Memasang Floppy drive, hampir sama dengan memasang harddisk, kecuali untuk beberapa model casing yang memisahkan tempat floppy dan harddisk.

b.   Beberapa tipe casing, kemungkinan perlu untuk membuka panel depannya terlebih dahulu sebelum memasang floppy disk drive.

10. Menyiapkan CD / DVD Drive.
a.   Seperti halnya harddisk, CD / DVD drive juga menggunakan jumper untuk posisi Master dan Slave. Atur jumper tesebut pada posisi yang diinginkan.

b.   Apabila hanya terdapat sebuah harddisk, maka jumper berada pada posisiMaster.


c.   Seandainya terdapat 2 buah harddisk pada satu computer dan keduanya diaktifkan, maka 1 harddisk dijadikan Master dan harddisk satunya harus diatur pada posisi Slave.


11. Memasang CD / DVD drive.
a.   Untuk memasang CD / DVD drive biasanya kita perlu melepas panel depan casing terlebih dahulu, atau tergantung juga jenis dan model casing yang digunakan.

b.   Membuka penutup drive yang ada pada panel depan.

c.   Pasanglah CD/DVD drive dengan benar, kemudian tutup kembali panel depan (jika menggunakan panel depan).

12. Menghubungkan CD / DVD drive ke Motherboard.
a.   Pemasangan kabel data IDE dari CD/DVD ke motherboard sama dengan pemasangan harddisk.

b.   Pasang connector CD / DVD, dan ujung satunya lagi ke motherboard, pada connector yang bertuliskan CD.

c.   Jangan lupa untuk selalu merapikan kabel-kabel tersebut agar tidak saling terkait dan “semrawut”. Atur lintasan dan jalur kabel dengan rapi, jika perlu ikatlah agar lebih rapi dan enak dipandang mata.

13. Menghubungkan Kabel Connector pada Motherboard.
a.   Sekarang kita perlu menyambung kabel-kabel dari casing ke motherboard.

b.   Kabel ini terdiri dari switch daya, indikator harddisk, indikator daya, tombol reset dan speaker, seperti tampak pada gambar berikut ini.

c.   Untuk casing yang menyediakan panel depan, misalnya universal serial bus (USB), maka kabel-kabelnya juga harus dihubungkan ke motherboard agar dapat berfungsi dengan normal.


 14. Menghubungkan Kabel Daya.
a. Setelah semua terpasang, maka langkah selanjutnya adalah menghubungkan kabel daya dari catu daya ke motherboard, harddisk, FDD dan CDROM.


b. Untuk motherboard Pentium 4, biasanya paling tidak ada 2 connector daya yang harus dipasang, seperti gambar berikut ini.


c. Kemudian sambungkan juga kabel-kabel daya ke hardisk, floppy, dan CD/ DVD. Jika casing saudara menggunakan kipas pendingin, maka hubungkan ke catu daya atau ke motherboard, sesuai dengan connector yang dimiliki.

15. Siapkan Komponen-Komponen Bagian Luar.
a.   Jika komponen bagian dalam sudah beres, maka sekarang giliran komponenkomponen bagian luar, seperti monitor, keyboard, mouse dan speaker.


b.   Untuk komponen-komponen ini, kita tinggal menyambungkan kabel-kabelnya saja pada terminal yang telah ditentukan, misalnya keyboard, mouse, speaker dan lain-lainnya.


c.   Jangan lupa untuk kabel-kabel daya, baik untuk bagian casing maupun monitor.

 16. Memeriksa Catu Daya.
a.   Periksalah dengan seksama untuk catu daya yang digunakan. Tegangan normalnya adalah 220 – 230 Volt. Apabila disediakan switch, maka pindahkan switch ke sumber tegangan yang sesuai.


b.   Beberapa power supply dilengkapi dengan pemindahan tegangan (switch) antara 110 atau 220 Volt






17. PC Saudara Sudah Siap.
a.   Sekarang PC saudara sudah benar-benar siap, dan bisa di ON kan power Supplynya. Jangan lupa sebelum mengONkan Power Supply tersebut untuk selalu “berdo’a” terlebih dahulu.


b.   Kalau belum mau ON periksa sekali lagi pengkabelan daya (sumber tegangan) yang digunakan untuk mensupply perangkat computer tersebut. Panduan Praktis Merakit dan Menginstall Komputer




18. Menginstall Operating Sistem dan Software-Software yang Diinginkan.
a.   Setelah semua dirakit dengan benar, sekarang adalah tahap menginstall system operasi yang digunakan dan juga software-software yang diinginkan. Untuk sistem operasi Windows misalnya saudara dapat memakai Windows 98, Windows 2000 Professional, Windows XP atau mungkin Linux.

b.   Install pula software aplikasi lainnya sesuai dengan kebutuhan, seperti Microsoft Office 2003, Open Office, Star Office, Acrobat Reader dan software aplikasi lainnya sesuai dengan kebutuhan.

pertemuan ke 2 (HARDWARE)

A. KOMPONEN HARDWARE (PERANGKAT KERAS)

Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.

Hardware dalam PC terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu CPU (Central Processing Unit), input device, dan output device.

CPU terdiri dari beberapa komponen penting, yaitu :

  • Processor
  • Motherboard / Mainboard
  • RAM (Random Access Memory)
  • VGA (Video Graphics Array) Card
  • Hardisk Drive (HDD)
  • Floppy Disk Drive (FDD)
  • CDROM / DVDROM Drive
  • Network Adapter
  • Sound Card dan Speaker
  • Power Supply dan UPS

Sedangkan output device utama adalah monitor, printer, dan speaker.


1.   Processor

Microprocessor atau biasa disebut dengan processor adalah otak yang mengatur kerja sebuah komputer. Artinya seluruh aktivitas sebuah komputer dikontrol dan diperintah dari processor.

Processor pertama kali diproduksi oleh Intel pada tahun 1974. Adapun produsen processor komputer yang paling besar saat ini adalah Intel dan AMD (Advanced Micro Device).

Processor dikenal dengan jenis dan kecepatan getar (clock speed) nya. Ada beberapa jenis dan model processor, sesuai dengan nama yang diberikan oleh pembuatnya.






a.  Perkembangan Mikroprosesor Intel dan Personal Computer(PC)
Sesuai dengan waktu  evolusi generasi-generasi prosesor yang  baru  bermunculan dengan perfomance yang lebih canggih,  baik dari segi kualitas maupun kerumitannya.
Perkembangan tipe prosesor :
• XT 8086 – 8088
• AT 286, AT 386, AT 486
• Pentium I : AT 80586 dengan 50 Mhz, 70 Mhz, 90 Mhz, 100 Mhz, 133 Mhz
• Pentium II : 266 Mhz., 300 Mhz, 350 Mhz, 400 Mhz, 450 Mhz.
• Pentium III : 500 Mhz, 550 Mhz, 600 Mhz, 650 Mhz, 700 Mhz.
• Dan generasi terbaru sekarang Pentium IV

b.   Processor selain Intel dan perkembangannya
Pangsa  pasar  yang  menggiurkan  untuk  teknologi  Komputer  di  Indonesia menyebabkan  processor  yang  ada  di  Pasar  tidak  hanya  produk  Intel  Co.  tetapi Perusahaan  lain  seperti  AMD  (  Advanced  Micro  Device  )  serta  Cyrix  juga mengeluarkan  beberapa jenis Processor yang  berusaha mengimbangi produk-produk dari Intel. Produk-Produk dari AMD antara lain : AMD K-5,  AMD K-6,  AMD K6-2, AMD K6-3, AMD K-7, AMD Duron, AMD Athlon. Dimana produk-produk AMD ini ternyata  beberapa  dan  belakangan  ini berhasil melampaui  kemampuan dari produk- produk Intel.
Processor AMD dikenal dengan harga yang lebih murah dengan kehandalan yang
tidak kalah dengan produk Intel.
Selain  AMD,  Processor  merk  lain  yang  beredar  dipasaran  Indonesia  adalah processor  merk Cyrix yaitu Cyrix 6x86, M-II,  dan  M-III, tetapi sayangnya Processor merk Cyrix ini tidak seberhasil AMD untuk membuat processor  tandingan  bagi Intel.





















2.   Motherboard

Motherboard atau biasa disingkat dengan MB, adalah sebuah papan sirkuit elektronik yang mempunya slot-slot untuk komponen lain, sehingga komponen-komponen tersebut saling terhubung dan saling bekerja sama dengan baik.

Motherboard dibedakan atas bentuk dan layout sirkuitnya yang biasa disebut dengan form factor. Dari bentuknya, motherboard biasa dibedakan menjadi 2, yaitu model desktop (monitor diletakkan di atas CPU) dan model tower (monitor diletakkan di samping CPU).

Yang  harus  diperhatikan dalam  memilih  ataupun  merakit  Mother  board  adalah  bahwa  setiap  Motherboard memiliki spesifikasi yang berbeda untuk setiap merk atau type antara lain :
1.   Setiap  Motherboard memiliki pasangan  dengan  processor  tertentu,  yaitu  type socket atau slot yang tersedia untuk prosessor.
2.   Kemampuan  Motherboard  untuk bisa di Up-grade sampai dengan kecepatan Processor  berapa.  Umumnya  motherboard mampu untuk di-upgrade  dengan mengganti  processor.  Informasi  tentang  hal  ini  sangat  penting  untuk pembelian motherboard dengan pertimbangn untuk bisa di upgrade.
3.   Kapasitas memory RAM yang bisa dipasang pada Motherboard Semakin besar kapasitas memory yang disediakn semakin menguntungkan.
4.   Slot  yang  tersedia  untuk  setiap  jenis  RAM,  misalnya  berapa  slot  yang disediakan untuk EDO RAM, SDRAM dll.
5.   Setting Motherboard secara BIOS (software) atu secara jumper setting .  
6.   Jumlah  slot untuk  PCI  dan  ISA.  Slot slot tersebut  sangat bermanfaat untuk penambahan peripheral seperti audio card.
7.   Apakah  motherboard Support untuk  AGP bagi VGA card, support AGP akan lebih  menguntungkan  untuk  persediaan  apabila  diinginkan  peningkatan kemampuan grafis dari computer dengan memasang AGP card.
8.   Speed  Bus  untuk  memory  sampai  dengan  kecepatan  berapa                                 ( 66,100,133,200,400 Mhz).
9.   Apakah VGA card dan audio Card sudah onboard atau tidak.
10.             Power  Supply  untuk  Mother  Board  AT  atau  ATX  atau  Baby  AT.  Semua informasi  diatas  dapat  diketahui  dari  manual  book  yang  ada  pada motherboard. Bebrapa jenis Slot atautu Socket untuk processor antara lain :
    Slot 1
    Slot 2
    Socket7
    Slot A
    Socket A
    Socket 370
    Socket 8
    Socket 423



Slot1
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor P-III dan celeron
Slot2
Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium II Xeon 9
Socket 7
Mother  Board  yang  dibuat untuk  mendukung Processor AMD K6-2, AMD K6-3 dan MMX
Slot A
Mother  Board  yang  dibuat  untuk  mendukung  Processor  AMD  Athlon,  AMD
Thunderbird.
Socket A
Mother  Board yang dibuat  untuk  mendukung  Processor  AMD  Athlon  dan  AMD
Duron.
Socket 370
Motherboard yang dibuat untuk  mendukung  Processor Intel® Pentium® III (Tualatin
and Coppermine) /CeleronTM
Socket 8
Mother  Board  yang dibuat untuk  mendukung  Processor  Pentium®II  and  Pentium®Pro .
Socket 423
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium-4.






3.  RAM (Random Access Memory)

RAM adalah memory utama sebuah PC. RAM digunakan untuk menyimpan data sementara dan mengeluarkan data yang diminta oleh processor. Alur data yang disimpan dan dikeluarkan dari RAM sangat dinamis dan berkecepatan sangat tinggi.

Pemilihan RAM disesuaikan dengan form factor dari motherboard yang akan digunakan. Demikian juga dengan speed RAM yang akan digunakan, harus disesuaikan dengan speed bus motherboard yang akan dipakai. Jika speednya berbeda, maka akan timbul masalah saat komputer dijalankan.

Data yang tersimpan di RAM akan hilang saat komputer dimatikan. Dengan demikian, penyimpanan data dalam RAM hanya bersifat sementara saja. Sedangkan penyimpanan yang permanen dikenal dengan ROM (Read Only Memory). ROM ini tidak dapat menyimpan data berulang-ulang. Rom hanya mampu diberi data satu kali, sesudah itu hanya dapat dibaca saja.

RAM dibedakan atas 2 jenis yang paling banyak dipakai yaitu SDRAM dan RDRAM. SDRAM singkatan dari Synchronous Dynamic Random Access Memory, sedangkan RDRAM singkatan dari Rambus Dynamic Random Access Memory.

Di pasaran Indonesia, yang paling banyak dipakai adalah jenis SDRAM, karena harganya jauh lebih murah dari jenis RDRAM. DI sisi lain, sebenarnya RDRAM menawarkan kinerja kecepatan yang sangat tinggi, yang secara teori mampu mencapai 1.6 GB/s.

RAM sendiri dijual berdasarkan kapasitas penyimpanan datanya, mulai dari 4 MegaByte, 8 MB, 16 MB, 32 MB, 64 MB, 128 MB, 256 MB, 512 MB. Semakin besar kapasitas simpannya, makin mahal harganya.




 4.   Video Graphics Array Card

VGA Card adalah alat yang berfungsi untuk mengirimkan data-data visual (gambar) ke monitor sehingga dapat dilihat oleh pengguna. Sebenarnya komponen ini memiliki nama asli graphic adapter. Namun karena berkembang standar baku yang dikembangkan oleh IBM, yaitu standar VGA, maka komponen ini lebih dikenal dengan VGA Card.

Produsen VGA card sendiri ada banyak sekali, di antaranya ASUS, Gigabyte, MSI, dan sebagainya. Namun hanya ada 2 jenis chipset yang banyak digunakan pada VGA card, yaitu chipset buatan NVidia (NVidia GeForce) dan ATI (ATI Radeon).

VGA Card beredar di pasaran berdasarkan kapasitas memory internal yang ada pada VGA card tersebut, mulai dari 16 MB, 32 MB, 64 MB, dan 128 MB. Kapasitas ini terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi graphic adapter ini.


 5.   Hardisk Drive

Hardisk merupakan komponen vital dalam sebuah PC karena pada komponen inilah semua data-data dan aplikasi yang ada di PC disimpan.

Hardisk dibedakan menjadi 2 jenis berdasarkan teknologi transfer data yang digunakannya, yaitu ATA (Advanced Technology Attachment) atau yang lebih dikenal dengan IDE (Integrated Drive Electronics), dan SCSI (Small Computer System Interface). Standar ini diperkenalkan oleh IBM.

Pada PC, hardisk yang digunakan biasanya dari jenis IDE, sedangkan pada server biasa digunakan jenis SCSI. Hardisk SCSI memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi dibanding dengan IDE. Namun perkembangan teknologi membuat hardisk jenis IDE semakin cepat dan mendekati kecepatan hardisk SCSI.

Hardisk dijual berdasarkan kapasitas dan kecepatan rotasi yang ada. Semakin cepat putaran sebuah gardisk, semakin cepat data yang dapat ditransfernya.
Kapasitas hardisk yang beredar di pasaran mulai dari dibawah 800 MB, 1 GB, 4 GB, 8 GB, 10 GB, 20 GB, 30 GB, dan sebagainya. eknologi terbaru memungkinkan sebuah hardisk mampu menyimpan data sampai dengan 100 GB.

Produsen hardisk yang cukup dikenal di Indonesia adalah Seagate dan Maxtor. Berikut logo produsen hardisk agar anda dapat mengenalnya :




  
6.   Floppy Disk Drive

Floppy Disk Drive atau yang lebih dikenal dengan FDD adalah alat untuk membaca dan menuliskan data yang tersimpan di sebuah floppy disk (disket).

Pada awalnya, FDD muncul dengan ukuran yang besar yaitu 5.25” mengikuti ukuran disket yang saat itu sedang beredar. Namun saat ini yang masih bertahan adalah FDD yang berukuran 3.5”. Untuk pasar Indonesia banyak beredar FDD dengan merk Panasonic.




7.   CDROM dan DVDROM Drive

CDROM atau DVD ROM drive adalah alat untuk membaca data dari media CD atau DVD. Karena bersifat ROM (Read Only Memory), alat ini hanya mampu membaca data saja. Namun akhir-akhir ini berkembang teknologi penulisan CD, sehingga muncul yang disebut CD-RW dan DVD –RW Drive.

CD-RW dan DVD-RW drive selain dapat membaca (read) data dari media CD dan DVD, juga mampu menulis (write) data ke dalam media tersebut.

Drive ini dibedakan berdasarkan kecepatan baca dan tulisnya. Untuk kecepatan baca, banyak dikenal 12X, 24X, 32X, 52X sedangkan kecepatan tulis baru 16X.
                                  

8.   Network Adapter

Network Adapter bisa disebut juga dengan NIC (Network Interface Card), LAN (Local Area Network) Card, dan Ethernet Card.
Network adapter adalah alat yang memungkinkan komputer untuk berkomunikasi satu sama lain. Berkomunikasi di sini bukan berarti bercakap-cakap, melainkan bertukar data dan sumber daya lainnya (misalnya pemakaian printer bersama-sama).

Network adapter dikelompokkan menurut kecepatan transfer datanya, mulai dari 10 bps (bit per second), 100 bps, dan 1000 bps. Yang memiliki kecepatan 10 bps biasa disebut dengan ethernet, 100 bps disebut fast ethernet, dan 1000 bps disebut gigabit ethernet. Ada pula network adapter yang mampu bekerja dalam 3 speed sekaligus. Adapter ini biasa disebut dengan combo adapter.
                                  

9.   Sound Card dan Speaker

Sound card juga biasa disebut dengan audio card. Komponen ini berfungsi untuk menghasilkan suara yang dapat didengar oleh user melalui speaker yang dihubungkan dengan sound card tersebut.

Berikut ini logo produsen sound card dan speaker yang cukup dikenal di pasar Indonesia :






10. Power Supply dan UPS

Power supply adalah komponen PC yang mengatur supply listrik dari PLN ke komponen di dalam PC tersebut.

Selain power supply, dikenal pula komponen yang bernama UPS. UPS singkatan dari Uninterruptible Power Suplly. Alat ini merupakan alat yang berdiri sendiri di luar PC yang berguna untuk menyuplai tenaga listrik tanpa berhenti, meskipun sumber listrik PLN sedang mati. Ini dimungkinkan karena UPS memakai baterai cadangan untuk menyuplai listrik ke PC di saat sumber listrik dari PLN mati. Pada saat listrik PLN hidup, UPS akan secara otomatis men-charge baterainya untuk digunakan saat listrik PLN mati.

UPS ini sangat berguna bagi penggunaan komputer, karena komponen di dalam PC sangat rentan dengan input sumber daya listrik yang tidak stabil.




11. Keyboard

Keyboard adalah alat input utama dari sebuah PC selain mouse. Melalui keyboard kita dapat memberikan instruksi kepada komputer untuk mengerjakan sesuatu yang kita inginkan.
Keyboard memuat tombol-tombol penting di antaranya :

  • Tombol penulisan huruf.
  • Tombol enter untuk mengeksekusi sebuah action.
  • Tombol Esc (escape) untuk membatalkan sebuah action.
  • Tombol-tombol fungsi khusus (F1 – F12).
  • Tombol penulisan angka.
  • Tombol kontrol sistem operasi (tombol windows, tombol right click menu).

Keyboard dikenal dalam 2 jenis, yaitu keyboard serial dan keyboard PS2 (baca PS Two). Yang membedakan hanyalah konektor kabelnya. Untuk yang serial berbentuk kotak, sedangkan yang PS2 berbentuk bulat. Dalam memilih keyboard, anda harus melihat konektor yang disediakan oleh motherboard, apakah serial atau PS2.



12. Mouse

Karena berbentuk seperti seekor tikus, alat ini disebut dengan mouse. Sebenarnya alat ini adalah komponen input yang memungkinkan pointer bergerak ke segala arah.

Alat ini mempunyai bola untuk menggerakkan pointer dan dilengkapi dengan minimal 2 tombol untuk melakukan clicking, yaitu tombol kiri (untuk left click) dan tombol kanan (untuk right click).

Klik kiri untuk mengeksekusi sebuah point yang ditunjuk oleh pointer, sedangkan klik kanan untuk memunculkan menu yang berhubungan dengan point yang ditunjuk oleh pointer.

Mouse dikenal dalam 2 jenis, yaitu keyboard serial dan keyboard PS2 (baca PS Two). Yang membedakan hanyalah konektor kabelnya. Untuk yang serial berbentuk kotak, sedangkan yang PS2 berbentuk bulat. Dalam memilih mouse, anda harus melihat konektor yang disediakan oleh motherboard, apakah serial atau PS2.

Saat ini berkembang mouse yang tidak menggunakan bola untuk menggerakkan pointer, tetapi menggunakan teknologi optic yang berwujud sinar infra red. Optic akan menangkap bayangan benda yang berada di bawah mouse dan menampilkannya dalam bentuk gerakan pointer saat mouse digerakkan.



13. Scanner

Scanner adalah alat yang berfungsi untuk mencitrakan sebuah foto atau benda 3 dimensi ke dalam wujud sebuah file gambar digital sehingga kita dapat melakukan editing gambar dengan aplikasi image editor seperti Photoshop, Corel, dan sebagainya. Alat ini hanya aksesoris saja, dan tidak harus ada dalam sebuah PC.







14. Barcode Reader

Barcode reader berfungsi untuk memasukkan data ke dalam PC dari sumber data yang berbentuk barcode.

Alat ini hanya aksesoris saja, dan tidak harus ada dalam sebuah PC.


15. Monitor

Monitor adalah komponen untuk menampilkan apa yang sedang diproses PC dalam bentuk visual, sehingga kita dapat dengan mudah memahaminya.

Monitor diproduksi dengan menggunakan 2 jenis teknologi yang berbeda, yaitu monitor yang menggunakan tabung CRT (Catode Ray Tube) dan monitor yang menggunakan LCD (Liquid Crystal Display). Monitor LCD berbentuk lebih tipis dan lebih mahal harganya, sedangkan monitor CRT lebih murah namun lebih besar bentuknya.

Monitor dijual dalam ukuran yang berbeda, mulai dari 14”, 15”, 17”, 21”, dan 29”. Ukuran di sini adalah ukuran panjang diagonal layar yang dapat menampilkan gambar. Semakin besar ukurannya, semakin mahal harganya.


16. Printer

Printer adalah output device utama untuk menghasilkan output dalam bentuk cetakan (handcopy).

Printer terbagi atas beberapa jenis yang menggunakan teknologi yang berbeda pula.

Pertama : printer dot-matrix. Printer ini menggunakan head yang memukul kepala huruf ke kertas yang digunakan. Kelebihan printer jenis ini adalah murah pitanya (lebih mahal harga printernya dibanding ink-jet), bisa mencetak pada kertas berukuran sampai A3, bisa mencetak dengan kertas yang berlapis-lapis. Printer ini hanya mencetak dalam warna hitam saja.

Kedua : printer ink-jet. Printer ini bekerja dengan menyemprotkan tinta pada kertas. Printer ini berharga lebih murah, namun penggantian tintanya lebih mahal daripada pita milik dot-matrix. Kelebihan printer ini dapat mencetak berwarna, sesuai dengan tinta yang digunakan. Namun masih jarang printer ink-jet yang mempunyai kemampuan cetak di atas ukuran A4.

Ketiga : printer laser. Printer ini menggunakan teknologi laser untuk mencetak pada kertas. Printer ini dapat menghasilkan cetakan yang halus, dan kemampuan cetak yang lebih cepat dibanding jenis lainnya. Namun masih jarang printer laser yang berkemampuan cetak ukuran di atas A4 dan menghasilkan cetakan yang berwarna.